Jumat, 18 Oktober 2013

Kalo sama suami. Terserah mau mendaki Gunung Himalaya pun mamah izinkan :D

"Mah, besok aku mau camping di Gunung Gede, izinin ya!" seruku dengan wajah polos sambil makan ulen, makanan khas orang sunda di Lebaran Idul Fitri maupun Idul Adha..
Kemudian ibuku spontan menjawab.. "Nggak! sampai kapanpun mamah gak akan izinin!"

"Mamah.. tenang aja. Aku bakal baik-baik aja kok" bujukku dengan pasti.
Namun, ibu menjawab lain, "Gak ada yang tahu apa yang akan terjadi besok, bahkan beberapa detik dari sekarang pun gak ada yang tahu!"
"Iya dong aku juga tahu itu mah" jawabku polos..
"Mamah khawatir, kayak yang gak pernah hiking ke Gunung Gede aja!" ucap mamahku yang kini ku lihat telah ada garis-garis penuaan di sekitar kelopak matanya..
"Justru karena dulu pernah. Jadi udah tau lokasinya,, gak ribet lagikan??"
"Besok hari apa?"
"Sabtu" jawabku penuh tanya.
"Besok malam minggu anak-anak mulai masuk ngaji setelah libur Idul Adha. Daripada hiking. Mending ngajar aja! Tugas pokokmu itu!"
"Mah, semalem aja.. aku mau camp di gunung" memelas..
"Nggak! emang ada ust. yang ikut kesna?" tanya mamahku penuh yakin gak ada temen ust. yg ikut..
Lekas aku jawab, " Ada, ust. Joseph.."
"Memang Beliau bakal ceramah di gunung? Nggak pokoknya! Mau apa sih kesana?" tanya mamah dengan harapan tak aku jawab.
"Aku mau tafakur mah, Pliiiiis"

"Tadabur kali" celetuk kakakku yang sedari tadi memperhatikan perbincangan kami.
"Hehehehehe iya itu maksunya tadabur alam" jawabku cengangah cengengeh..

"Nggak!"
Kali ini dengan sorot mata pasti.
Aku menunduk.. takut. Ibu gak pernah melarang sekuat ini.
Kemudian, Beliau lanjutkan, " Kalo mamah udah gak ada, terserah apapun yang Rika mau terserah. Tapi selagi mamah ada. Jangan macem2!"
Owowow... Takut statement nya yg ini..

silent.. aku gak bisa ngomong,,

Kemudian mamah lanjutkan,
"denger ya,, nanti kalo Rika udah punya suami, mangga, mau kemanapun terserah. Mau ke gunung, hiking, camping, apapun!"

"Subhaanallaah, menikah..."

Fikiranku kemudian melayang.. Menikah...

3 komentar: